Monthly Archives: April 2013


Membuat Border pada ImageView

Untuk membuat border pada ImageView sangatlah mudah, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan:

  • Buat file border.xml dan letakkan difolder res/drawable/border.xml
  • Paste code berikut:
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
 <layer-list xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android">
  <item> 
    <shape android:shape="rectangle">
      <solid android:color="@android:color/black" /> 
    </shape>
  </item>   
    <item android:left="3dp" android:right="3dp"  android:top="3dp" android:bottom="3dp" >  
     <shape android:shape="rectangle"> 
      <solid android:color="@android:color/white" />
    </shape>
   </item>    
 </layer-list>
  • Gunakan pada item background pada ImageView.
<ImageView
    android:layout_width="350dp"
    android:layout_height="200dp"
    android:layout_gravity="center"
    android:background="@drawable/border"
    android:src="@drawable/ic_launcher" />
  • Cara ini dapat juga digunakan untuk TextView maupun LinearLayout.

Cara Mengganti Lokasi AVD

13040903.01

Biasanya Android Virtual Device yang kita buat diletakkan pada directory pada user masing-masing PC. Karena suatu hal terkadang kita ingin mengubah lokasi tempat menyimpan AVD. Berikut cara untuk merubah lokasi penyimpanan Android Virtual Device (AVD):

  1. Buka Sytem Porperties -> Advanced -> Environent Variables.
  2. Pada user variables, buatnya user variable yang baru dengan ketentuan:

Variable name: ANDROID_SDK_HOME
Variable value: <lokasi AVD yang baru>
Misal:  Variable value: Q:\android\

  1. Ok.

ADB via Wifi

logo_android

 

ROOT

Masuk keterminal pada android kemudian ketikkan command berikut:

su
setprop service.adb.tcp.port 5555
stop adbd
start adbd

Kemudian pada PC ketikkan command berikut pada Command Prompt:

adb connect  <IP pada android>

 

NON ROOT

Untuk cara diatas, diperlukan akses root. Tetapi, jika versi android yang digunakan adalah versi ICS keatas, tidak dibutuhkan root. Berikut adalah tahap yang harus dilakukan:

Hubungkan android dengan pc, buka cmd, kemudian ketikkan perintah berikut:

C:\WINDOWS\system32>adb tcpip 5555
* daemon not running. starting it now on port 5037 *
* daemon started successfully *
restarting in TCP mode port: 5555

Jika sudah muncul “restarting in TCP mode port: 5555”, lepas kabel usb yang tersambung ke pc, kemudian ketikkan perintah berikut:

adb connect  <IP pada android>

Contoh (misal ip perangkat android adalah 192.168.102.136):

C:\WINDOWS\system32>adb connect 192.168.102.136
connected to 192.168.102.136:5555

 


Install Android-x86 pada PC

Berikut adalah langkah-langkah porting Android di PC:

  • Donwload file iso di android-x86.org. Pilih file iso yang terbaru.
  • Burn file iso tersebut pada CD / dapat juga membuat bootable flashdisk. Untuk mudahnya gunakan LiLi USB Creator jika ingin membuat bootable flasdish.
  • Boot Android dengan menggunakan CD / bootable flashdisk yang telah dibuat. Jika boot-nya berhasi, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:
  • Setelah masuk kemenu instalasi, akan muncul menu pilihan partisi yang akan digunakan. Pada menu ini, kita dapat membuat/meng-edit partisi yang telah ada.

    13040701.02

  • Pilih ok pada partisi yang akan digunakan. Menu selanjutnya adalah jenis partisi yang akan dipakai. Ada pilihan do not format, ext3, ext2, ntfs, dan fat32. Pilihlah salah satu, kemudian OK.
  • Menu selanjutnya adalah pilihan untuk meng-install grub atau tidak. Jika tidak ingin meng-install grup pilihlah skip.

    13040701.03

  • Jika semuanya benar, proses instalasi akan berjalan.

    13040701.04

  • Setelah instalasi selesai, akan muncul pilihan Run Android-x86 / Reboot.

    13040701.05