Grub


Mengembalikan grub yang hilang menggunakan terminal commands

Pad artikel sebelumnya, untuk mengembalikan grub dijelaskan menggunakan boot-repair. Pada artikel ini akan dijelaskan cara lainnya, yaitu menggunakan perintah pada terminal. Berikut adalah tahapannya:

  1. Masuk ke ubuntu menggunakan live cd, kemudian buka terminal.
  2. Mount partisi tempat ubuntu diinstall.
    sudo mount /dev/sdXY /mnt
  3. Bind direktori yang diperlukan grub untuk mendeteksi sistem operasi lainnya.
    sudo mount --bind /dev /mnt/dev &&
    sudo mount --bind /dev/pts /mnt/dev/pts &&
    sudo mount --bind /proc /mnt/proc &&
    sudo mount --bind /sys /mnt/sys
  4. Masuk kemode “chroot”.
    sudo chroot /mnt
  5. Install , check, kemudian update grub.
    Ganti “X” menjadi huruf sesuai dengan nama harddisk, misal “a” sehingga menjadi “/dev/sda”

    grub-install /dev/sdX
    grub-install --recheck /dev/sdX
    update-grub
  6. Grub telah kembali, keluar dari “chroot”, kemudian unmount.
    exit &&
    sudo umount /mnt/sys &&
    sudo umount /mnt/proc &&
    sudo umount /mnt/dev/pts &&
    sudo umount /mnt/dev &&
    sudo umount /mnt
  7. Reboot.

Mengembalikan grub yang hilang menggunakan boot-repair 2

Bagi teman-teman pengguna Linux dualboot, pasti tidak asing lagi mendengar istilah grub. Pada grub ini kita diberikan pilihan untuk memilih operating system yang akan kita gunakan. Banyak penyebab grub pada komputer kita menjadi error, salah satunya adalah karena kita install ulang windows sehingga grub tertimpa denganĀ  MBR windows. Banyak cara untuk mengembalikan grub tersebut, salah satunya adalah dengan menggunakan boot-repair. Berikut adalah langkah-langkah memperbaiki grub pada Ubuntu (sudah dicoba di Ubuntu 10.04 64 bit dan Ubuntu 12.04 32 bit) dengan bantuan boot-repair:
1. Booting menggunakan live CD Ubuntu.
2. Setalah masuk ke Ubuntu,buka terminal kemudian ikuti commands berikut:
– sudo add-apt-repository ppa:yannubuntu/boot-repair
– sudo apt-get update
– sudo apt-get install -y boot-repair
– boot-repair, kemudian pilih recommended repair
3. Setelah selesai, restart PC.


Install Android-x86 pada PC

Berikut adalah langkah-langkah porting Android di PC:

  • Donwload file iso di android-x86.org. Pilih file iso yang terbaru.
  • Burn file iso tersebut pada CD / dapat juga membuat bootable flashdisk. Untuk mudahnya gunakan LiLi USB Creator jika ingin membuat bootable flasdish.
  • Boot Android dengan menggunakan CD / bootable flashdisk yang telah dibuat. Jika boot-nya berhasi, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:
  • Setelah masuk kemenu instalasi, akan muncul menu pilihan partisi yang akan digunakan. Pada menu ini, kita dapat membuat/meng-edit partisi yang telah ada.

    13040701.02

  • Pilih ok pada partisi yang akan digunakan. Menu selanjutnya adalah jenis partisi yang akan dipakai. Ada pilihan do not format, ext3, ext2, ntfs, dan fat32. Pilihlah salah satu, kemudian OK.
  • Menu selanjutnya adalah pilihan untuk meng-install grub atau tidak. Jika tidak ingin meng-install grup pilihlah skip.

    13040701.03

  • Jika semuanya benar, proses instalasi akan berjalan.

    13040701.04

  • Setelah instalasi selesai, akan muncul pilihan Run Android-x86 / Reboot.

    13040701.05


Dual Boot Android-x86 dan Ubuntu

Untuk membuat dual boot pada pc, tidak masalah urutan install OS-nya, baik itu ubuntu terlebih dahulu kemudian baru android-x86 atau sebaliknya. Tapi perlu diingat, jika meng-install android-x86 setelah ubuntu, patikan tidak meng-install grub, karena grub yang akan kita gunakan adalah grub2 dari ubuntu.

Setelah kedua OS tersebut ter-install, masuk ke ubuntu kemudian buka terminal dan ketikkan command berikut:

cd /etc/grub.d/
sudo gedit 40_custom

Kemudian paste code berikut

#!/bin/sh
exec tail -n +3 $0
# This file provides an easy way to add custom menu entries.  Simply type the
# menu entries you want to add after this comment.  Be careful not to change
# the 'exec tail' line above.

menuentry "Android" {
set root='(hd0,9)'
linux /android-4.3-test/kernel quiet root=/dev/ram0 androidboot.hardware=jb-x86 acpi_sleep=s3_bios,s3_mode SRC=/android-4.3-test 
initrd /android-4.3-test/initrd.img}

Penjelasan:

  • (hd0,9) adalah lokasi dimana android-x86 ter-install. Untuk mengetahui lokasi android-x86 terinstall, gunakan command berikut:
    sudo fdisk -l
  • “/android-4.3-test/” adalah folder pada partisi android. Ganti folder ini sesuai dengan folder yang sesuai.

Simpan dan tutup gedit.

Kemudian ketikkan :

sudo update-grub
sudo reboot